Newpinery
pertumbuhanmanusia - Uraian Tahap-tahap Pertumbuhan & Perkembangan Manusia

Uraian Tahap-tahap Pertumbuhan & Perkembangan Manusia

Semua makhluk hidup mengalami pertumbuhan dan perkembangan, begitu halnya dengan manusia. Meskipun bayi yang baru lahir sama-sama sebagai manusia, tentu berbeda dengan orang dewasa. Yang membedakan antara pertumbuhan dan perkembangan manusia dengan makhluk hidup lainnya yaitu perkembangan bukan hanya menyangkut masalah kemampuan berkembang biak (reproduksi) akan tetapi juga banyak aspek lainnya, semisal kemampuan berpikir dan kemampuan emosionalnya . Berikut ini uraian tahapan tahapan pertumbuhan pada manusia;

I. Pertumbuha pra kelahiran (sebelum kelahiran)

Tahapan Perkembangan manusia diawali dengan terjadinya proses pembuahan (fertilisasi) yaitu proses melebur/bergabungnya sel telur(ovum) ibu dengan sel sperma ayah, yang kemudian membentuk zigot.

Zigot ini akan terus membelah dirinya menjadi banyak sel dan akan berkembang menjadi embrio, yang kemudian menjadi janin dalam rahim ibu. Waktu yang dibutuhkan untuk janin tumbuh dan berkembang di dalam rahim ibu, dari mulai proses pembuahan hingga proses kelahiran memakan waktu kurang lebih 9 bulan 10 hari.

Perkembangan janin selama di dalam rahim ibu dibagi menjadi tiga tahapan. Dan Lamanya tiap tahapan yaitu tiga bulan:

A. Trimester Pertama

Pada bulan pertama embrio akan berkembang menjadi janin yang mempunyai panjang kurang lebih 5,5 cm. Janin sudah berbentuk seperti manusia, meskipun ukuran kepalanya sangat besar. Di akhir tiga bulan pertama ini janin sudah mulai mampu menggerakkan tangan dan kakinya.

B. Trimester Kedua

Di tiga bulan kedua, janin sudah semakin berkembang dan panjangnya sudah mencapai lebih kurang 19 cm. Tangan dan kakinya telah berkembang, bahkan jari-jari tangan dan kaki sudah mulai terbentuk, dan muka tumbuh memanjang. Pada tiga bulan kedua ini detak jantung janin juga sudah mulai bisa dideteksi. Gerakan janin juga mulai aktif.

C. Trimester Ketiga

Selanjutnya di tiga bulan terakhir pertumbuhan ukuran janin terjadi sangat cepat. Ukuran tubuhnya sudah proporsional seperti bayi. Dan janin tidak terlalu leluasa untuk bergerak di dalam rahim Karena ukuran tubuhnya semakin besar. Menjelang kelahiran bayi, pada umumnya panjang bayi sudah mencapai sekitar 50 cm. selanjutnya janin akan lahir ke dunia yang kita sebut dengan bayi.

II. Pertumbuhan Pascakelahiran (setelah kelahiran)

Setelah bayi lahir, tahapan tahapan pertumbuhan dan perkembangan manusia dapat dibagi menjadi berikut;

Pertumbuhan dan Perkembangan pada Manusia - Uraian Tahap-tahap Pertumbuhan & Perkembangan Manusia

Masa Balita dan Anak-anak
Apabila kita amati seorang bayi yang baru lahir, bayi itu sebenarnya sudah memiliki organ tubuh dan sistemnya yang lengkap seperti orang dewasa, hanya saja belum hanya saja organ organ tersebut belum matang.

Misalnya, bayi mempunyai kaki tapi belum bisa dugunakan untuk berjalan dan mempunyai tangan tapi belum bisa digunakan untuk memegang dengan baik. Dan Seiring dengan bertambahnya usia, organ-organ pada bayi juga akan ikut berkembang.

pada usia 1 atau 2 tahun, bayi akan mulai belajar untuk berjalan dan mengendalikan fungsi anggota tubuhnya seperti kepala,mulut, dan tangan. Selanjutnya organ- organ tersebut akan bertambah matang saat memasuki usia anak-anak. Perkembangan organ anak akan cukup matang saat usia masuk sekolah (sekitar usia 5 tahun), kecuali organ reproduksi.

Masa remaja atau Puberitas
Pada masa ini organ-organ reproduksi manusia mencapai kematangannya. Masa pubertas bisanya dimulai saat anak berusia 8 hingga 10 tahun dan berakhir kurang lebih di usia15 tahun. Pada masa apakah kamu sekarang? Pernahkah kamu memerhatikan perubahan fisik yang terjadi padamu saat ini?

Terjadinya perubahan fisik merupakan tanda bahwa organ-organ reproduksi telah matang . Pada umumnya, organ repro***** anak perempuan lebih cepat matang bila dibandingkan dengan organ repro***** anak laki-laki.

Ciri-ciri pubertas secara fisik dapat diuraikan sebagai berikut :

Ciri primer

    Organ reproduksi sudah mampu memproduksi sel-sel kelamin.
    Laki-laki mulai menghasilkan mani, sedangkan remaja perempuan mulai menghasilkan sel telur di dalam indung telur (ovarium).
    Organ kelamin sudah mulai berfungsi.
    Pada remaja laki-laki ditandai mengalami mimpi basah. Pada perempuan ditandai dengan mengalami haid/ menstruasi untuk pertama kalinya.

Ciri sekunder

Pubertas pada remaja laki-laki, ditandai dengan ciri ciri kela*** sekunder sebagai berikut;

    – Mulai tumbuh jakun,
    – Tumbuh kumis atau jenggot,
    – Bahu terlihat melebar melebihi bagian pinggul,
    – Tumbuh rambut di dada, ketiak, di kaki serta disekitar bawah perut,
    – suara berubah menjadi lebih besar dan berat,
    – otot-otot mulai berkembang dan nampak lebih besar dan menonjol,
    – kulit menjadi lebih kasar dan pori-pori tampak membesar,
    – Kadang-kadang disertai dengan munculnya jerawat di daerah wajah.

Pubertas pada remaja perempuan, juga ditandai dengan ciri ciri kelamin sekunder sebagai berikut;

    – Suara lebih nyaring,
    – Membesarnya bagian dada,
    – Pinggul melebar,
    – Tumbuh rambut di sekitar bagian bawah tubuh,
    – Kadang-kadang disertai munculnya jerawat di daerah wajah.
    – Ciri-ciri Pubertas Secara Psikis

Pada masa pubertas, selain mengalami perubahan secara fisik, manusia juga mengalami perubahan secara hormonal yang dapat memengaruhi kondisi psikologis dan tingkah lakunya.

Berikut ini ciri-ciri pubertas secara psikis;

Mencari identitas diri

Dalam usaha untuk mencari identitas dirinya , biasanya remaja sering menentang kemapanan karena dianggap membelenggu kebebasannya. Walaupun pola berfikirnya belum dewasa, tapi remaja tidak mau dikatakan sebagai anak-anak. Dan karena rasa ingin tahunya sangat besar, biasanya remaja sering melakukan coba coba pada hal yang dianggapnya menarik.

Mulai tertarik kepada lawan jenis

masa remaja merupakan masa persiapan menuju dewasa, untuk itu Wajar apabila remaja mempunyai rasa ketertarikan dengan lawan jenisnya.

Akan tetapi ada baiknya apabila remaja tidak melakukan pernikahan di usianya, karena secara mental mereka belumlah siap. dan bila terjadi pernikahan, kehamilan diusia remaja bisa berdampak negatif, bagi dirinya maupun bayi yang dikandungnya.

Salah satu ciri pubertas pada anak perempuan ialah menstruasi. Lalu Apakah menstruasi itu? saat perempuan mengalami pematangan organ reproduksi, ovarium secara ritun akan mengeluarkan sel telur. umumya Pengeluaran sel telur dalam empat minggu (28 hari) terjadi 1 kali. Dalam proses ini dinding rahim ikut mengalami penebalan sebagai persiapan apabila sel telur dibuahi. dan jika dalam akhir siklus tersebut tidak terjadi pembuahan, sel-sel dinding rahim akan menciut, lalu mati dan akhirnya meluruh.

Proses peluruhan dinding rahim ini akan keluar bersama darah, lendir, serta cairan yang berasal dari dinding rahim tersebut yang dikenal dengan menstruasi. Pada umumnya Pendarahan akibat menstruasi berlangsung selama 1 sampai 8 hari.

III. Masa Dewasa dan Tua

Setelah melalui masa remaja, tahapan perkembangan manusia yang selanjutnya ialah masa dewasa. Pada masa inilah ukuran tubuh manusia mengalami pertumbuhan yang maksimal. dan biasanya pertumbuhan Tinggi badan akan terhenti pada usia sekitar dua puluh tahunan. Selama masa dewasa ini , pemahaman emosional manusia dan potensi pengembangan diri seperti dalam hal; keterampilan, membina hubungan sosial , bekerja, dan berprestasi dan lain – lain akan terus berkembang. setelah melewati masa dewasa, selanjutnya manusia akan memasuki masa tua. masa ini berkisar antara usia 60 – 65 tahun.

Pada masa ini semua potensi yang dimilki manusia pada saat masih dewasa akan berangsur angsur mengalami penurunan. Hal ini disebabkan karena kondisi Tubuhnya semakin renta, wajah dan tangan mulai kendor, kesehatannya juga mulai menurun, kecerdasan menurun, bahkan pada usia lanjut orang akan mudah lupa dan cepat lelah, sehingga banyak waktunya yang dihabiskan untuk beristirahat. Pada masa ini aktivitasnya mulai mengalami penurunan dan mulai sulit melakukan kegiatan sehari-hari, seperti berjalan dan lain-lain.

Alan Syahputra